Qomaru: Jadi Pemimpin Jangan Rakus dan Serakah

WARTABARU.COM-Metro_Dalam menempatkan jabatan nanti, pasangan Wahdi-Qomaru (WaRu) akan memilih yang profesional. Asesman akan menjadi tolok ukur. Dan tidak ada yang namanya jual beli jabatan.

Hal itu disampaikan calon wakil Walikota Qomaru dalam debat publik calon Wakil Walikota yang digelar KPU Metro di Hotel Idea Grande, Rabu malam (4/11/2020). Dengan tema “meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menyelesaikan persoalan daerah.”

Qomaru juga mengatakan jadi pemimpin tidak boleh serakah dan rakus. Dirinya bergandengan dengan Wahdi ingin menjalankan amanah sesuai yang digariskan Al-Quran. “Kami berdua calon independen akan menjawab tantangan masa depan,” tuturnya.

Terkait pendidikan, dirinya menegaskan perhatiannya bukan hanya pada pendidikan formal, namun perhatian untuk madrasah. Bidang ini di urus secara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, independen menjawab harapan dari masyarakat, dimana Jalur independen memberikan solusi untuk masyarakat kota Metro.

“Ini akan kita urus sehingga bisa maju dan berkualitas, dan sekolah madrasah sama setara dengan sekolah negeri”, tambahnya.

Qomaru Zaman juga serius dengan langkah strategisnya memperhatikan ekonomi dan anak muda yaitu kaum milenial.

“Kita harus membuktikan dengan cerdas regulasinya, memberikan pemahaman kreatif dan bagian proses edukasi, dalam program calon Walikota dan Wakil Walikota Metro dari jalur independen. membuat satu ekonomi kreatif setiap kelurahan yang ada di 22 kelurahan, hal tersebut dapat menggeliat baik dengan mengekplore bakat anak muda di kota Metro,” jelasnya.

Bukan hanya dipendidikan dan kesehatan, sisi ekonomi yaitu tentang pengelolaan pasar di kota Metro, menjadi perhatiannya, Qomaru Zaman mengatakan keprihatinan tentang tata kelola sebenarnya, kepiawaian menjadi tugas pemerintah kota Metro kedepannya. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *